Pencarian

UPZ Kemenag Kabupaten Kediri Salurkan Dana ZIS November–Desember 2025 dan Matangkan Persiapan Zakat Fitrah 2026

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Kediri melaksanakan pentasyarufan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) periode November–Desember 2025 yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan zakat fitrah tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Pentasyarufan dilaksanakan melalui Tim UPZ Kemenag Kabupaten Kediri yang dikoordinasikan oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa). Dana ZIS disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan kepada 17 madrasah di wilayah Kabupaten Kediri sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua UPZ Kemenag Kabupaten Kediri, Moh. Mudzofir, dan dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Kediri, Agus Salim, serta Wakil Ketua III Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri, H. M. Ahid Imaduddin. Turut hadir Tim UPZ Madrasah se-Kabupaten Kediri, perwakilan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI).



Dalam sambutannya, Moh. Mudzofir menyampaikan bahwa penyaluran beasiswa pendidikan merupakan bentuk komitmen UPZ Kemenag Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pendayagunaan dana ZIS secara tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mempersiapkan pelaksanaan zakat fitrah tahun 2026.

Sementara itu, Agus Salim menyampaikan pemaparan terkait fiqih zakat, khususnya zakat fitrah. Ia menegaskan perlunya keseragaman pemahaman di tingkat pelaksana, meliputi waktu penunaian, jenis dan kadar zakat, serta kriteria mustahik, agar pelaksanaan zakat fitrah berjalan sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, zakat memiliki dimensi ibadah dan sosial yang saling berkaitan sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara amanah, transparan, dan profesional.

Pada kesempatan yang sama, H. M. Ahid Imaduddin mengapresiasi konsistensi UPZ Kemenag Kabupaten Kediri dalam menyalurkan dana ZIS, khususnya untuk sektor pendidikan. Ia berharap kolaborasi antara UPZ, Baznas, madrasah, dan unsur terkait lainnya dapat terus diperkuat guna mewujudkan pengelolaan zakat yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.