Kediri (Inmas) — Kelompok Kerja Majelis Taklim (Pokja MT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar Rapat Kerja (Raker) di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyusun dan memperkuat program kerja Pokja MT yang selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama.
Raker diikuti oleh perwakilan dari 26 Pokja MT di lingkungan Kankemenag Kabupaten Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz, Kepala Subbagian Tata Usaha M. Tontowi Jauhari, serta Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Agus Salim.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Ketua Pokja MT Kankemenag Kabupaten Kediri, Eni Nur Afifah, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus kesiapan pelaksanaan rapat kerja.
Dalam arahannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri Achmad Fa’iz menyampaikan bahwa penyusunan program Pokja MT perlu mengacu pada Asta Protas Kementerian Agama. Menurutnya, arah kebijakan Kementerian Agama perlu diterjemahkan sesuai dengan tugas dan peran Pokja MT sehingga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pokja MT lebih fokus pada program-program yang mengarah kepada Asta Protas. Program yang digagas Kementerian Agama secara menyeluruh kemudian diterjemahkan di Pokja MT dalam bentuk kegiatan di lapangan,” ujar Achmad Fa’iz.
Ia menjelaskan, rapat kerja tidak hanya menjadi agenda penyusunan program, tetapi juga ruang untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh pengurus. Berbagai gagasan dan kreativitas yang muncul diharapkan dapat menjadi dasar lahirnya inovasi dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan di Kabupaten Kediri.
“Semoga Raker pagi ini bisa berjalan dengan lancar. Kita keluarkan ide dan kreativitas yang ada, yang kemudian menjadi inovasi dalam rangka menggiring dan mendampingi pembangunan di bidang keagamaan,” tuturnya.
Achmad Fa’iz juga mengajak seluruh jajaran Pokja MT untuk menjaga kekompakan dan membangun sinergi dalam melaksanakan program yang telah disepakati. Menurutnya, kolaborasi dan kesamaan langkah diperlukan agar program yang dirancang dapat berjalan secara efektif dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Selain pelaksanaan program, ia mendorong agar berbagai kegiatan dan kontribusi Pokja MT yang telah dilaksanakan dapat terdokumentasi dan diinformasikan kepada masyarakat melalui kanal publikasi yang tersedia. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus untuk memperkenalkan peran Pokja MT dalam mendukung program keagamaan.
Melalui rapat kerja tersebut, Pokja MT Kankemenag Kabupaten Kediri diharapkan dapat menghasilkan program yang terarah, realistis, dan selaras dengan Asta Protas Kementerian Agama. Program tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Setelah menyampaikan sambutan dan arahan, Achmad Fa’iz secara resmi membuka Rapat Kerja Pokja Majelis Taklim Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.


