Pencarian

Perkuat Profesionalisme dan Soliditas, APRI Kabupaten Kediri Gelar Outing Bertema Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Kediri (Humas) – Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan outing bertema "Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan" sebagai upaya memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas, serta membangun kekompakan antarpenghulu di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubbag Tata Usaha, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), serta para penghulu dari berbagai Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi di luar rutinitas kedinasan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembinaan untuk memperkuat kompetensi dan profesionalisme penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Melalui suasana yang lebih santai namun tetap bermakna, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik, koordinasi yang semakin kuat, serta hubungan kerja yang harmonis antarsesama penghulu maupun dengan jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Dalam sesi pembinaan, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kerukunan umat beragama sebagai salah satu pilar utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, penghulu tidak hanya menjalankan tugas pelayanan administrasi perkawinan, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai tokoh yang turut menjaga persatuan, membangun dialog yang konstruktif, serta menumbuhkan sikap moderasi beragama di tengah masyarakat.

Selain itu, Kasubbag Tata Usaha juga memberikan penekanan mengenai pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa setiap ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi integritas, menjaga etika profesi, serta memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel. Disiplin, menurutnya, merupakan salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam memberikan pembinaan terkait pelaksanaan akad nikah, khususnya mengenai tata cara ijab kabul yang sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan yang berlaku. Dalam penyampaiannya dijelaskan berbagai aspek yang perlu menjadi perhatian penghulu, mulai dari pemenuhan rukun dan syarat nikah, ketepatan pelaksanaan ijab kabul, hingga tertib administrasi pencatatan perkawinan. Kesamaan pemahaman di kalangan penghulu dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara profesional, tertib administrasi, serta memberikan kepastian hukum bagi pasangan yang melangsungkan pernikahan.

Pada kesempatan yang sama, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menyampaikan materi mengenai pengelolaan wakaf. Pembinaan tersebut meliputi pemahaman terhadap regulasi perwakafan, pentingnya kelengkapan administrasi, proses sertifikasi tanah wakaf, hingga peran penghulu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan aset wakaf secara tertib dan produktif. Dengan pemahaman yang baik, para penghulu diharapkan mampu memberikan pendampingan kepada masyarakat sehingga harta benda wakaf dapat dikelola sesuai ketentuan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kepentingan umat.

Seluruh rangkaian pembinaan berlangsung secara interaktif. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menyampaikan pengalaman di lapangan, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai persoalan yang kerap dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Diskusi tersebut menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyikapi berbagai dinamika pelayanan keagamaan di wilayah Kabupaten Kediri.

Setelah rangkaian pembinaan selesai, kegiatan outing dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti seluruh peserta. Beragam permainan yang mengedepankan kerja sama tim, komunikasi, ketangkasan, dan sportivitas berlangsung dengan penuh semangat. Gelak tawa dan kebersamaan mewarnai setiap perlombaan, menciptakan suasana yang hangat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di antara para penghulu.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kedekatan yang lebih erat antarsesama penghulu tanpa mengurangi nilai-nilai profesionalisme. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan solidaritas, serta menciptakan hubungan kerja yang semakin harmonis dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan outing bertema "Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan", APRI Kabupaten Kediri berharap sinergi antara para penghulu dengan jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri semakin kokoh. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Agama