Kediri (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri turut mendukung penyelenggaraan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Madya-Wira Tahun 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kediri di Lapangan Tulungrejo, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, mewakili Bupati Kediri tersebut diikuti sekitar 2.000 pelajar yang merupakan delegasi dari 57 sekolah tingkat PMR Madya (SMP/MTs) dan 32 sekolah tingkat PMR Wira (SMA/SMK/MA) se-Kabupaten Kediri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, hadir meninjau langsung pelaksanaan kegiatan sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta dari madrasah yang mengikuti Jumbara PMR Madya-Wira Tahun 2026.
Usai mengikuti pembukaan, Achmad Fa’iz menyampaikan rasa syukur karena seluruh peserta didik dari madrasah yang mengikuti kegiatan berada dalam kondisi sehat dan siap mengikuti seluruh rangkaian Jumbara. Ia berharap kegiatan yang berlangsung hingga 30 Juli 2026 tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
“Tadi kegiatan sudah dibuka oleh Bapak Sekretaris Daerah. Kami juga melihat langsung anak-anak didik kita yang berada di lokasi. Alhamdulillah semuanya dalam kondisi sehat. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan benar-benar mampu mencapai tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan Jumbara PMR ini,” ujarnya.
Menurut Achmad Fa’iz, Jumbara PMR bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga menjadi media untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan antarmadrasah maupun sekolah. Melalui kegiatan ini, seluruh unsur tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik dapat saling mengenal, berbagi pengalaman, dan memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap sesama.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda, Kementerian Agama Kabupaten Kediri mengikutsertakan seluruh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam kegiatan tersebut. Achmad Fa’iz menegaskan bahwa keikutsertaan madrasah merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam mendukung program-program kemanusiaan yang diselenggarakan PMI Kabupaten Kediri.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Bahkan kami mengerahkan seluruh madrasah negeri, baik Madrasah Tsanawiyah Negeri maupun Madrasah Aliyah Negeri. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program-program PMI Kabupaten Kediri. Insyaallah kami akan terus berpartisipasi dan mendukung berbagai program kemanusiaan yang telah direncanakan oleh PMI Kabupaten Kediri,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, menyampaikan bahwa Jumbara PMR merupakan agenda dua tahunan yang menjadi wadah pembinaan anggota PMR sekaligus ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, keterampilan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Tingginya antusiasme sekitar 2.000 peserta dari 89 sekolah menunjukkan besarnya perhatian satuan pendidikan terhadap pembinaan karakter melalui organisasi PMR.
Ia juga mengapresiasi seluruh sekolah, para pembina, dan guru yang telah mendukung terselenggaranya Jumbara PMR Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan minat, bakat, kemampuan berorganisasi, sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap sesama yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Di sisi lain, Kepala Markas PMI Kabupaten Kediri, Triatmono Wahyoe Supriadi, menjelaskan bahwa Jumbara PMR Madya-Wira Tahun 2026 diisi dengan 12 jenis kegiatan dan perlombaan, di antaranya lomba pertolongan pertama, dapur umum, traveling kepalangmerahan, edukasi pencegahan kenakalan remaja, stand up comedy, serta berbagai kompetisi lainnya yang dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus membentuk karakter peserta.
Menurutnya, tujuan utama Jumbara bukan semata-mata mencari pemenang lomba, melainkan membangun jiwa kemanusiaan pada generasi muda. Ia berharap para peserta dapat terus melanjutkan semangat pengabdian sebagai relawan kemanusiaan, baik sebagai pendonor darah sukarela maupun relawan kebencanaan, sehingga kepedulian sosial terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan Jumbara PMR Madya-Wira Tahun 2026 akan berlangsung hingga 30 Juli 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman, memperluas jejaring antarsekolah dan madrasah, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan generasi muda Kabupaten Kediri. (Humas)


