Pencarian

Pengukuhan Dua Guru Besar Warnai Penguatan Akademik UIN Syekh Wasil Kediri

Kab. Kediri (Inmas) — Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri mengukuhkan dua Guru Besar baru, yakni Prof. Dr. Robingatun, M.Pd.I. sebagai Guru Besar bidang keilmuan Tasawuf dan Prof. Dr. Anis Humaidi, M.Ag. sebagai Guru Besar bidang keilmuan Pemikiran Pendidikan Islam. Pengukuhan yang dilaksanakan pada Senin (15/12/2025) di Auditorium Perpustakaan Lantai IV UIN Syekh Wasil Kediri tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, bersama para pimpinan lembaga, mitra pendidikan, dan tokoh masyarakat.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Negosiasi Turats Tasawuf dan Problem Manusia Modern di Era Society 5.0: Analisis ‘Tahsin al-Azal wa al-Iltibas’ Karya al-Hallaj”, Prof. Dr. Robingatun menegaskan pentingnya reaktualisasi nilai-nilai spiritual tasawuf sebagai jawaban atas krisis eksistensial manusia modern. Menurutnya, derasnya arus informasi di era Society 5.0 kerap menimbulkan kegamangan moral dan spiritual, sehingga integrasi kebijaksanaan tasawuf dengan kecerdasan teknologi dinilai mampu melahirkan peradaban yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab.

Sementara itu, Prof. Dr. Anis Humaidi dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Mendidik Jiwa Suci: Panduan Mengoptimalkan Fitrah Anak di Era Disrupsi” menyoroti tantangan pendidikan Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menekankan pentingnya pendidikan Islam berbasis fitrah yang menguatkan keseimbangan qalb dan ‘aql guna membentuk generasi yang berakhlak mulia, tangguh, dan bijak dalam menghadapi era disrupsi.

Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas bertambahnya Guru Besar di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri. Ia berharap para Guru Besar yang dikukuhkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan Islam, kehidupan berbangsa dan bernegara, serta peradaban dunia.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Menurutnya, kehadiran Guru Besar di lingkungan perguruan tinggi keagamaan merupakan kekuatan strategis dalam memperkuat moderasi beragama serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Malang, KH. Marzuki Mustamar, yang merupakan guru Prof. Dr. Anis Humaidi semasa menempuh pendidikan. Kehadirannya menambah kekhidmatan acara dan menjadi simbol kesinambungan sanad keilmuan. Ia berharap gelar Guru Besar yang diraih dapat membawa keberkahan dan manfaat luas bagi kemajuan UIN Syekh Wasil Kediri.

Pengukuhan dua Guru Besar ini menjadi momentum penting bagi UIN Syekh Wasil Kediri untuk terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, dan kebangsaan.