Pencarian

Pengawas Madrasah Kemenag Kediri Dorong Peningkatan Mutu di Tengah Padatnya Agenda Pendidikan Oktober 2026

Kediri (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar apel pagi, Senin (5/10/2026), di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Apel diikuti jajaran ASN dan pegawai di lingkungan Kemenag Kabupaten Kediri. Bertindak sebagai pembina apel, Pengawas Madrasah Akhmad Jamil menyampaikan sejumlah penguatan terkait agenda pendidikan madrasah yang berlangsung pada Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Akhmad Jamil mengawali dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri atas dukungan terhadap pengawas madrasah dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAIS). Ia menyampaikan bahwa mulai bulan ini pengawas madrasah dan pengawas PAIS telah diberikan ruang bersama untuk berkolaborasi. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, karena mulai bulan ini kami dari pengawas madrasah dan pengawas PAIS sudah diberikan satu ruang untuk bersama-sama berkolaborasi, sehingga dapat meningkatkan kompetensi,” ujarnya.

Selanjutnya, Akhmad Jamil menyampaikan bahwa Oktober menjadi bulan yang cukup padat dengan berbagai agenda dan evaluasi dalam dunia pendidikan madrasah. Salah satunya adalah Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) yang akan berlangsung pada 6–8 Oktober 2026. Menurutnya, AKGTK merupakan program Kementerian Agama RI yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan mutu guru serta tenaga kependidikan, sekaligus menjadi bagian penting dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Selain AKGTK, ia juga mengingatkan adanya Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik tingkat Madrasah Aliyah (MA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. TKA bertujuan mengukur capaian kemampuan peserta didik pada mata pelajaran tertentu. “Kami berharap anak-anak kita sudah mempersiapkan diri masing-masing, sehingga pelaksanaan TKA nantinya dapat menghasilkan capaian yang maksimal dan nilai yang lebih baik,” pesannya.

Agenda lainnya adalah Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang menyasar kepala madrasah pada jenjang MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta. Akhmad Jamil berharap pelaksanaan PKKM dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan mutu layanan pendidikan di madrasah. Dengan adanya evaluasi tersebut, madrasah diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan serta mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

Lebih lanjut, Akhmad Jamil mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk memaknai Oktober sebagai bulan yang sarat dengan momentum kebangsaan. Mulai dari Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, Hari Santri pada 22 Oktober yang mengingatkan kembali perjuangan ulama dan Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari, hingga Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober yang menjadi momentum ikrar pemuda Indonesia untuk memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup amanatnya, Akhmad Jamil mengajak seluruh peserta apel untuk terus menjaga semangat, meningkatkan kompetensi, serta memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Apel pagi kemudian ditutup dengan doa bersama. (Humas)