Pencarian

Pendampingan dan Evaluasi PIP 2026 Perkuat Akuntabilitas Penyaluran Bantuan Pendidikan di Kabupaten Kediri

Kediri (Inmas) — Kementerian Agama terus berupaya memastikan pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan pendampingan, koordinasi, dan evaluasi yang dilaksanakan di Kabupaten Kediri pada 17–18 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Guru Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Najib Kusnanto, S.Ag., M.Si., dengan melibatkan berbagai pihak terkait dalam pengelolaan bantuan pendidikan di lingkungan madrasah.

Pendampingan dan evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Program Indonesia Pintar di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemangku kepentingan guna mendukung penyaluran bantuan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Selain melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program, tim juga menghimpun berbagai informasi dan masukan dari satuan pendidikan sebagai bahan evaluasi. Berbagai temuan dan hasil koordinasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan bantuan pendidikan pada masa mendatang.

Program Indonesia Pintar merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga yang memenuhi kriteria penerima bantuan. Melalui program ini, peserta didik memperoleh dukungan biaya pendidikan sehingga dapat terus melanjutkan proses belajar dengan lebih optimal.

Melalui kegiatan pendampingan, koordinasi, dan evaluasi yang dilaksanakan secara berkala, Kementerian Agama berharap pelaksanaan Program Indonesia Pintar dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi peserta didik madrasah serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

"Pendampingan dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan bantuan pendidikan dapat tersalurkan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi peserta didik yang berhak menerimanya," ujar Dr. Najib Kusnanto saat kegiatan berlangsung.

Dengan penguatan koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan Program Indonesia Pintar dapat terus menjadi instrumen strategis dalam mendukung peningkatan akses dan mutu pendidikan bagi generasi penerus bangsa.