Kab. Kediri (Humas) — MTsN 7 Kediri menyelenggarakan kegiatan Pembinaan oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri yang dirangkai dengan acara Pisah Sambut Kepala Tata Usaha pada Rabu (10/12/2025) di Meeting Room MTsN 7 Kediri. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz; Kasubbag TU Kankemenag Kabupaten Kediri, M. Tontowi Jauhari; serta tim Subbag Kepegawaian Kankemenag Kabupaten Kediri.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya digelar prosesi pisah sambut dari Ibu Lailatul Fitriyah kepada Bapak Susanto, yang kini resmi mengemban amanah sebagai Kepala Tata Usaha MTsN 7 Kediri setelah sebelumnya bertugas di Subbag Kepegawaian Kankemenag Kabupaten Kediri.
Kepala MTsN 7 Kediri, Abas Sofwan, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Ibu Lailatul Fitriyah dan mengucapkan selamat datang kepada Bapak Susanto. Ia berharap pejabat baru dapat memperkuat tata kelola administrasi serta meningkatkan kualitas layanan di lingkungan madrasah.
Dalam arahannya, M. Tontowi Jauhari menegaskan pentingnya profesionalitas, kedisiplinan, dan sinergi dalam menjalankan tugas. Ia berharap Kepala TU yang baru segera beradaptasi dan menghadirkan suasana kerja yang semakin produktif.
Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, menyampaikan selamat kepada Bapak Susanto atas amanah baru yang diemban, serta memberikan apresiasi atas kiprah beliau selama bertugas di Subbag Kepegawaian.
Beliau menegaskan bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan berciri khas Islam, sehingga nilai-nilai keislaman, akhlak, keikhlasan, dan layanan prima harus menjadi pondasi utama dalam bekerja. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan pentingnya pendalaman Kurikulum Berbasis Cinta, 5 Panca Cinta, dan pendekatan Ekoteologi sebagai upaya penguatan karakter peserta didik.
Kepala Kemenag juga kembali menekankan urgensi penguatan Trilogi Kerukunan Jilid II, yang menjadi fokus Kementerian Agama dalam membangun harmoni sosial dan keberlanjutan lingkungan. Trilogi tersebut meliputi:
Kerukunan antar sesama manusia,
Kerukunan manusia dengan alam (Ekoteologi),
Integrasi keduanya dalam hubungan manusia dengan Tuhan melalui Moderasi Beragama, Ekoteologi, dan Kurikulum Cinta.
Konsep ini diharapkan dapat memperkuat keharmonisan sosial serta menumbuhkan kepedulian ekologis di lingkungan madrasah.
Selain itu, Achmad Fa’iz juga menyampaikan selamat kepada pegawai baru yang bergabung di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kediri, seraya berharap mereka mampu bekerja dengan penuh integritas dan memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas layanan.
Menutup arahannya, beliau mengajak seluruh jajaran untuk menyukseskan agenda Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, yakni Gerakan Wakaf Uang Provinsi Jawa Timur bertema “Melalui Wakaf Uang Memperkokoh Kemandirian Umat.” Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat melalui wakaf uang yang produktif dan berkelanjutan.


