Pencarian

Menjangkau Ujung Timur hingga Barat: Kasi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Kediri Kunjungi Lembaga di Lereng Kelud dan Wilis

Kediri (Inmas) — Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Moh. Saefurrizal, beserta staf kembali melaksanakan rangkaian kegiatan visitasi ke sejumlah lembaga pendidikan keagamaan nonformal. Kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan ini dilangsungkan dalam dua gelombang, yakni pada Kamis (18/6) dan Senin (22/6).

Perjalanan visitasi kali ini menembus wilayah geografis yang cukup menantang di Kabupaten Kediri. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen dan perhatian penuh Seksi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Kediri terhadap mutu pendidikan keagamaan nonformal, tidak terkecuali bagi lembaga-lembaga yang berada di wilayah pelosok dan dataran tinggi.

Pada gelombang pertama, Kamis, 18 Juni, tim visitasi bergerak menuju wilayah ujung timur Kabupaten Kediri untuk menyambangi wilayah lereng Gunung Kelud di Kecamatan Kepung. Lembaga yang dikunjungi meliputi:

1. TPQ Al Manar yang berlokasi di dataran tinggi Desa Besowo. Dalam kunjungan ini, disalurkan pula bantuan berupa 5 mushaf Al-Qur'an dari Seksi Zakat dan Wakaf (Zawa).

2. Madin Ula Darussalam di Desa Kampungbaru, Kecamatan Kepung, yang dirangkai dengan penyerahan bantuan paket alat kebersihan dari Zawa untuk mendukung kenyamanan lingkungan belajar.

Rangkaian visitasi berlanjut pada gelombang kedua, Senin, 22 Juni. Tim beralih menyeberangi sungai menuju wilayah barat Kabupaten Kediri, tepatnya di kawasan dataran tinggi lereng Gunung Wilis, guna mengunjungi:

3. TPQ Al Karim di Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan, sekaligus menyalurkan bantuan 3 mushaf Al-Qur'an.

4. Madin Ula Al Hikmah yang berada di pelosok Desa Kalipang, Kecamatan Grogol.

Dalam setiap kunjungan, Moh. Saefurrizal beserta staf melakukan peninjauan langsung terhadap aspek administrasi kelembagaan, proses pembelajaran, serta kesiapan sarana prasarana. Jarak dan medan yang jauh tidak menyurutkan semangat tim untuk membuka ruang dialog bersama para pengelola lembaga sebagai bagian dari pembinaan mutu.

Moh. Saefurrizal menyampaikan bahwa kehadiran Kemenag hingga ke kawasan lereng gunung ini bertujuan untuk memastikan seluruh Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan TPQ mendapatkan hak pembinaan yang sama agar terus mengalami peningkatan kualitas.

“Geografi boleh di pelosok atau dataran tinggi, namun kualitas pengelolaan dan semangat belajar harus tetap tinggi. Melalui kegiatan visitasi dan sinergi bantuan bersama Zawa ini, kami ingin memastikan kehadiran negara dalam mendukung ketertiban kelola serta kenyamanan fasilitas bagi santri-santri kita di seluruh pelosok Kabupaten Kediri,” tegasnya.

Kegiatan visitasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan memberi dorongan motivasi bagi para pengelola lembaga pendidikan keagamaan di daerah pinggiran dalam mewujudkan generasi yang berakhlak mulia dan berwawasan keagamaan yang luas. (Humas)