Pencarian

Meneguhkan Pancasila dalam Pengabdian, Kemenag Kabupaten Kediri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Kediri (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman kantor setempat, Selasa (2/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, bertindak sebagai pembina upacara. Adapun petugas upacara berasal dari MTsN 7 Kediri.

Peserta upacara terdiri atas Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam, Kepala Madrasah Negeri (MAN, MTsN, dan MIN), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF), Penyuluh Agama ASN baik PNS maupun PPPK, serta ASN Atap Pamenang. Seluruh peserta mengikuti upacara dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, amanat pembina upacara, pembacaan doa, dan penutupan.

Dalam amanatnya, Achmad Fa’iz membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi landasan nilai yang dapat berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkeadilan.

Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perubahan global, dan dinamika sosial yang terus berkembang, Pancasila tetap menjadi fondasi moral yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk turut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat konstitusi. Nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, gotong royong, dan musyawarah yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis serta memperkuat peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas upacara dari MTsN 7 Kediri yang telah melaksanakan tugas dengan baik, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, keterlibatan madrasah sebagai petugas upacara merupakan wujud nyata kontribusi lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan cinta tanah air kepada generasi muda.

Achmad Fa’iz berharap momentum Hari Lahir Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kediri untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan dan kerukunan, serta meningkatkan semangat pengabdian dalam melayani umat dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, seluruh peserta diajak untuk terus memperkokoh semangat persatuan, mempererat kerukunan, dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun Indonesia yang maju, damai, dan berkeadilan.