Kediri (Inmas) — Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) 2026 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kediri sukses digelar. Babak grand final berlangsung secara luring di Graha IIK Bhakti Wiyata Kediri, Rabu (30/9/2026), dengan mempertemukan ratusan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Eks Karesidenan Kediri.
KKA 2026 diawali dengan babak penyisihan yang diikuti 7.984 pelajar dari 958 lembaga pendidikan di tujuh wilayah Eks Karesidenan Kediri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 525 pelajar berhasil melaju ke babak grand final untuk berkompetisi secara langsung dan menunjukkan kemampuan akademik masing-masing.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya KKA 2026. Ia menilai kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi dan pemberian penghargaan, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi terhadap semangat, konsistensi, dan kerja keras para pelajar dalam mengembangkan kemampuan diri.
“Ini bukan hanya sekadar pemberian penghargaan bagi anak-anak. Tetapi ini bentuk apresiasi kepada anak-anak kita yang sudah menunjukkan konsistensinya dan punya kemauan untuk belajar dan bekerja keras sehingga ini perlu diapresiasi,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, turut mengapresiasi penyelenggaraan KKA 2026. Menurutnya, kompetisi ini memiliki nilai lebih dari sekadar mengukur kemampuan akademik, karena juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring antarsiswa dari berbagai lembaga pendidikan.
“Ini sangat penting karena menjadi ajang sekaligus wadah di mana siswa bisa bertemu, bersilaturahmi, saling sharing, berbagi pengalaman, dan juga membangun jejaring yang juga penting,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Kediri, Kurniawan Muhammad, menyampaikan bahwa KKA 2026 mengalami peningkatan jumlah peserta hingga mencapai 7.984 pelajar. Peningkatan tersebut diharapkan menjadi salah satu indikator bahwa kompetisi ini semakin mendapat perhatian dan dirasakan manfaatnya oleh kalangan pendidikan.
Pelaksanaan KKA 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, guru, sekolah dan madrasah, cabang dinas pendidikan, dinas pendidikan, hingga Kementerian Agama di masing-masing wilayah. Kegiatan ini turut didukung Neutron Yogyakarta dan Media Scanter sebagai mitra penyelenggara.
Melalui KKA 2026, para pelajar diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan semangat belajar, mengasah kemampuan akademik, serta mengembangkan rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan pendidikan. Kompetisi ini juga menjadi salah satu wadah persiapan bagi siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Penyelenggaraan KKA 2026 diharapkan dapat terus berlanjut sebagai ruang pengembangan potensi, apresiasi prestasi, dan penguatan jejaring antarpelajar, sekaligus mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Eks Karesidenan Kediri.


