Kab. Kediri (Inmas) — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Khitanan Massal yang berlangsung di Aula Belakang Kankemenag Kabupaten Kediri, Senin (22/12/2025). Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian HAB yang menekankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan khitanan massal dibuka oleh Ketua Panitia HAB Kemenag ke-80 Kabupaten Kediri, Agus Salim, yang juga menjabat sebagai Kasi Bimas Islam. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan sosial-keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan pemenuhan syariat Islam bagi anak-anak.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HAB tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi dikhususkan sebagai sarana silaturahmi dan kegiatan sosial yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, baik muslim maupun nonmuslim. Ia juga mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan, di antaranya melalui kegiatan menanam pohon sebagai upaya mencegah banjir dan menjaga kelestarian alam.
Khitanan massal ini diikuti oleh 52 anak yang berasal dari sekitar lingkungan Kankemenag Kabupaten Kediri dan dilaksanakan dengan pendampingan orang tua masing-masing. Selain sebagai pelaksanaan syariat Islam dan sunnah Rasul, kegiatan ini diharapkan menjadi ikhtiar dalam mewujudkan generasi anak-anak yang sehat, kuat, dan berakhlak baik. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri.
Pelaksanaan khitan ditangani oleh Tim Flash Emergency dengan penanggung jawab H. Hardityo Fajar Siwi, S.Kep.Ns., M.Kep., serta pengarahan medis oleh Widodo, S.Kep.Ns. Tim medis juga memastikan tindak lanjut pascakhitan melalui pembentukan grup komunikasi wali peserta untuk pemantauan hingga masa penyembuhan. Peserta difasilitasi obat-obatan, lembar petunjuk perawatan, serta layanan konsultasi kesehatan, termasuk imbauan menjaga asupan gizi tinggi protein, mengurangi aktivitas fisik bila terjadi bengkak, dan menyampaikan riwayat alergi obat. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, meski sempat diwarnai suasana riuh pascakhitan yang tetap dapat dikondisikan dengan baik. (Humas)


