Pencarian

Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Kunjungi BAZNAS, Perkuat Sinergi Program Pemberdayaan Umat

Kediri (Inmas) — Dalam rangka memperkuat sinergi program pemberdayaan umat dan meningkatkan koordinasi lintas lembaga, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, melakukan kunjungan ke Kantor Sekretariat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, bersama jajaran pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan agenda utama membahas penguatan kerja sama dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Achmad Fa’iz menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS memiliki peran strategis dalam pembangunan umat, khususnya dalam bidang sosial keagamaan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kolaborasi ini penting agar program-program yang dijalankan dapat lebih terarah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ujar Achmad Fa’iz.


Ia juga menekankan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah merupakan bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial serta membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut berdiskusi mengenai pengembangan program-program kemaslahatan umat yang berkelanjutan, termasuk upaya memperluas jangkauan layanan dan memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kediri, HM. Iffatul Lathoif, menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

“BAZNAS siap bersinergi dengan Kemenag dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat, serta memastikan pengelolaan zakat berjalan secara transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan koordinasi antara Kemenag Kabupaten Kediri dan BAZNAS Kabupaten Kediri semakin kuat, sehingga berbagai program sosial dan pemberdayaan dapat berjalan lebih efektif serta memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun pelayanan keagamaan dan sosial yang inklusif, berkelanjutan, serta selaras dengan semangat gotong royong dan kepedulian umat.