Pencarian

Kepala Kankemenag Kediri Hadiri Manasik Massal dan Pelepasan Jemaah Haji 2026, Wabup Sampaikan Imbauan Kesehatan

Kediri (Inmas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menghadiri kegiatan pembinaan manasik haji massal terintegrasi sekaligus pelepasan jemaah haji Kabupaten Kediri Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan ini digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul pada Selasa (7/4).

Sambutan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, yang membacakan pesan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Dalam sambutannya, pemerintah daerah mengimbau para jemaah haji agar senantiasa menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurutnya, kondisi cuaca yang berbeda serta padatnya rangkaian aktivitas ibadah berpotensi memengaruhi kesehatan jemaah. Oleh karena itu, jemaah diminta untuk segera melapor kepada petugas apabila mengalami gangguan kesehatan.

“Menjaga kesehatan merupakan bagian penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, para jemaah juga diingatkan untuk menjaga kebersamaan selama pelaksanaan ibadah. Sikap saling membantu dan menjaga satu sama lain dinilai penting guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholik Nawawi, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Kabupaten Kediri menjadi salah satu daerah yang memberikan perhatian besar terhadap jemaah haji, baik dari sisi fasilitas maupun dukungan anggaran,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah haji yang telah menunjukkan kesiapan dan komitmen dalam mengikuti rangkaian manasik haji. Ia menilai kesiapan tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan ibadah haji secara tertib dan sesuai ketentuan.

Pemerintah Kabupaten Kediri turut menitipkan doa kepada para jemaah agar Kabupaten Kediri yang baru saja memperingati hari jadi ke-1222 senantiasa berada dalam kondisi aman, tenteram, dan sejahtera.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, jumlah jemaah haji tahun 1447 H/2026 M tercatat sebanyak 1.205 orang yang tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 109, 110, 111, dan 112. Rinciannya terdiri dari 573 jemaah laki-laki dan 632 jemaah perempuan.

Selain itu, terdapat 70 jemaah haji cadangan, terdiri dari 32 laki-laki dan 38 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang sedang dalam proses perubahan status menjadi jemaah non-cadangan, sehingga sisa jemaah cadangan menjadi 62 orang.


Adapun jemaah haji tertua tercatat atas nama Marsiyah, warga Desa Bulu, Kecamatan Semen, yang lahir pada 1 Juli 1921 dan termasuk dalam kategori lanjut usia (lansia).

Kegiatan pembinaan manasik haji massal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada jemaah terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji serta meningkatkan kesiapan jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.