Surabaya (Humas) - Kementerian Agama menggelar Kick Off Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang dirangkaikan dengan Launching Gerakan Wakaf Uang sebagai upaya memperkuat peran wakaf dalam pemberdayaan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI sekaligus Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kamaruddin Amin, serta jajaran pimpinan Kemenag Jawa Timur, termasuk Kepala Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz. Dalam sambutannya, Kamaruddin menegaskan pentingnya menjadikan gerakan wakaf uang sebagai role model bagi seluruh instansi Kemenag dan lembaga pemerintah, sekaligus meningkatkan literasi wakaf hingga tingkat siswa madrasah agar manfaatnya semakin meluas.
Prosesi launching dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Ahmad Sruji Bahtiar, Ketua BWI Provinsi Jawa Timur Mustain, dan Asisten 3 Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli. Pada kesempatan tersebut, Kanwil Kemenag Jatim mengawali komitmen berwakaf sebesar Rp50 juta, yang disertai penyerahan simbolis sertifikat ikrar wakaf. Momentum ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU bersama bank mitra penerima wakaf uang, yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Jatim Syariah, sebagai bentuk penguatan tata kelola wakaf uang secara profesional.
Dalam sambutannya, Ahmad Sruji Bahtiar menargetkan penghimpunan wakaf uang hingga Rp50 miliar, sekaligus mengingatkan bahwa seluruh harta pada hakikatnya adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. “Wakaf merupakan jalan keberkahan bagi kita semua. Jangan berani mati sebelum punya mesin pahala,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa perkembangan dana wakaf akan diperbarui setiap bulan sebagai bentuk transparansi dan komitmen kepada masyarakat.
Seluruh jajaran Kepala Seksi dan pegawai pada Atap Pamenang Kemenag Kabupaten Kediri turut mengikuti kegiatan ini secara virtual melalui platform Zoom. Pelaksanaan watching together dipusatkan di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, di mana para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara secara lengkap dan interaktif hingga selesai.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan pembagian doorprize melalui nomor undian yang telah disiapkan di kursi peserta luring. Kementerian Agama berharap gerakan wakaf uang yang dimulai pada momentum HAB ke-80 ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jawa Timur dan menjadi dorongan kuat untuk mengembangkan ekosistem wakaf yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.


