Kediri (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi dan persiapan pelaksanaan Lebaran Yatim Tahun 2026/Muharam 1448 Hijriah bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kediri dan sejumlah Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyusun strategi pelaksanaan program yang direncanakan berlangsung pada bulan Muharam mendatang.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua Komisioner BAZNAS Kabupaten Kediri, pimpinan LAZ LMI Kabupaten Kediri, LAZ BMH Kabupaten Kediri, LAZ Yatim Mandiri Kabupaten Kediri, LAZ Nurul Hayat Kabupaten Kediri, LAZ Rumah Zakat Kabupaten Kediri, LAZ Sahabat Mustahik Kabupaten Kediri, LAZ Haromain Kabupaten Kediri, LAZISNU Kabupaten Kediri, LAZISMU Kabupaten Kediri, serta YBM PLN Kabupaten Kediri.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi tersebut membahas berbagai aspek penting terkait penyelenggaraan Lebaran Yatim 2026. Pembahasan meliputi konsep kegiatan, penentuan sasaran penerima manfaat, mekanisme pendataan anak yatim, pola distribusi bantuan, hingga bentuk keterlibatan masing-masing lembaga dalam mendukung suksesnya program.
Lebaran Yatim merupakan program yang dilaksanakan setiap bulan Muharam sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak yatim. Momentum ini sekaligus menjadi sarana untuk mengajak masyarakat meningkatkan solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Dalam rapat tersebut, peserta juga melakukan inventarisasi potensi dukungan yang dapat diberikan oleh masing-masing lembaga. Melalui langkah tersebut diharapkan tercipta koordinasi yang lebih efektif sehingga pelaksanaan kegiatan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi gerakan bersama yang mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Selain itu, koordinasi lintas lembaga dinilai penting untuk memastikan program yang disusun dapat berjalan secara terarah, transparan, dan tepat sasaran. Dengan adanya sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, dan berbagai LAZ, diharapkan setiap tahapan kegiatan dapat dilaksanakan secara optimal mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.
Rapat juga menjadi wadah untuk bertukar informasi dan pengalaman antar lembaga dalam mengelola program sosial kemasyarakatan. Berbagai masukan yang disampaikan peserta diharapkan dapat memperkaya konsep pelaksanaan Lebaran Yatim sehingga kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anak yatim.
Kementerian Agama Kabupaten Kediri menyambut baik komitmen seluruh lembaga yang hadir dalam mendukung pelaksanaan Lebaran Yatim Tahun 2026/Muharam 1448 H. Komitmen tersebut menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan di bidang pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Melalui sinergi yang terbangun, diharapkan kegiatan Lebaran Yatim Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, mempererat kerja sama antar lembaga pengelola zakat, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Kediri sekaligus menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian umat dalam menyambut bulan Muharam 1448 Hijriah.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, pelaksanaan Lebaran Yatim Tahun 2026 di Kabupaten Kediri diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat yang optimal bagi para penerima manfaat sesuai dengan tujuan program yang telah direncanakan bersama.


