Pencarian

Kemenag Kabupaten Kediri Matangkan Persiapan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat

Kediri (Inmas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menggelar kegiatan pengarahan dan koordinasi dalam rangka mematangkan persiapan “Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat”, Kamis (2/7/2026), di Aula Atas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang diikuti oleh 52 peserta yang terdiri atas penghulu dan penyuluh agama Islam se-Kabupaten Kediri tersebut bertujuan menyatukan pemahaman serta memperkuat koordinasi menjelang pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat yang akan dilaksanakan pada 15–16 Juli 2026 dalam rangka menyemarakkan Peaceful Muharram 1448 H.

Dalam arahannya, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Agus Salim, menegaskan pentingnya sinergi seluruh penghulu dan penyuluh agama Islam dalam menyukseskan pelaksanaan gerakan nasional tersebut. Menurutnya, penghulu dan penyuluh memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat.

Agus Salim juga menyampaikan bahwa berdasarkan target yang telah ditetapkan, Kabupaten Kediri memperoleh target sebanyak 10.400 titik dalam pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat. Target tersebut akan diwujudkan melalui keterlibatan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Kediri, meliputi 26 kecamatan, 2.459 masjid, 4.821 musala, 325 pondok pesantren, 168 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), dengan dukungan 85 penghulu dan 106 penyuluh agama Islam. Dengan potensi tersebut, Kabupaten Kediri menjadi salah satu daerah di Jawa Timur dengan target pelaksanaan yang cukup besar, sehingga diperlukan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pihak agar target tersebut dapat tercapai secara optimal.

Ia berharap setiap peserta segera melakukan koordinasi dengan masjid, musala, madrasah, pondok pesantren, serta lembaga keagamaan lainnya di wilayah binaan masing-masing agar pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan pengarahan ini, diharapkan seluruh penghulu dan penyuluh agama Islam memiliki kesiapan yang sama dalam mendukung suksesnya Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat. Selain sebagai upaya memastikan ketepatan arah kiblat, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Seluruh peserta menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dan berpartisipasi aktif demi tercapainya target 10.400 titik di Kabupaten Kediri, sehingga pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Selain penyampaian arahan dan koordinasi, kegiatan juga diisi dengan simulasi penggunaan peralatan yang akan digunakan saat pelaksanaan Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026. Para peserta diperkenalkan tata cara penggunaan tripod, bandul, benang, penggaris lurus dan siku, kertas, serta bolpoin sebagai perangkat pendukung dalam proses pengukuran dan penyesuaian arah kiblat. Melalui simulasi tersebut, diharapkan seluruh penghulu dan penyuluh agama Islam semakin siap melaksanakan pengukuran di wilayah binaan masing-masing secara tepat, akurat, dan sesuai dengan ketentuan. (Humas)