Pencarian

Kemenag Kabupaten Kediri Hadiri Perayaan Paskah 2026: Perkuat Moderasi dan Kerukunan Umat Beragama

Kediri (Inmas) — Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Perayaan Paskah Tahun 2026 dengan menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat. Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah ini berlangsung pada Jumat (17/4/2026) di Convention Hall Simpang Lima Gumul.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, serta masyarakat lintas iman.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kediri menyampaikan bahwa perayaan Paskah ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada umat Kristiani, khususnya umat Katolik, sekaligus sebagai upaya memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan keharmonisan antarumat beragama.

Perayaan Paskah Tahun 2026 mengangkat tema “Menjadi Umat Allah yang Semakin Dewasa”. Tema tersebut menjadi refleksi bagi umat untuk terus bertumbuh dalam iman, mencapai kematangan rohani, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kasih, kedamaian, dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di setiap kesulitan, Tuhan senantiasa menyediakan kemudahan,” ujar Wakil Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa komitmen dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sangat penting sebagai fondasi dalam memperkuat persatuan, semangat gotong royong, serta keutuhan masyarakat Kabupaten Kediri. Menurutnya, keharmonisan tersebut menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menyampaikan bahwa peringatan Hari Paskah tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga ruang strategis untuk mempererat persaudaraan lintas iman dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Peringatan ini menjadi ruang bersama untuk mempererat persaudaraan lintas iman serta memperkuat komitmen menjaga kerukunan umat beragama. Moderasi beragama harus terus diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kediri juga memberikan apresiasi kepada umat Kristiani atas kontribusinya dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketenteraman wilayah, serta dukungan terhadap jalannya pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan ibadah bersama, penampilan paduan suara, serta penyampaian pesan-pesan kebangsaan yang menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan. Kehadiran FKUB dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi antarumat beragama dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di Kabupaten Kediri.

Acara ditutup dengan doa penutup dan doa berkat oleh RD. Paulus Gusti Purnomo. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, aman, dan penuh makna.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk terus merawat kerukunan umat beragama serta membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis.