Pencarian

Kemenag dan Kemenhaj Kabupaten Kediri Gelar Seleksi Petugas Haji 2026

Kab. Kediri (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri bersama Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kediri menyelenggarakan Seleksi Tahap I Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 1447 H / 2026 M, Kamis (4/12/2025). Kegiatan yang digelar di Aula Belakang Kankemenag Kabupaten Kediri ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai kecamatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kerja sama dua lembaga ini bertujuan memastikan proses seleksi berjalan profesional dan menghasilkan petugas terbaik.

“Petugas haji adalah ujung tombak pelayanan. Mereka harus memiliki kompetensi kuat, kesiapan mental, dan kemampuan menghadapi dinamika di Tanah Suci. Ini bukan tugas biasa, tetapi amanah besar bagi siapa pun yang terpilih,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan dan akhlak pelayanan adalah aspek penting yang harus dimiliki setiap petugas.

“Situasi di lapangan bisa berubah sewaktu-waktu. Petugas harus sigap, sabar, dan tetap menjaga akhlak pelayanan. Bila dilakukan dengan ikhlas, tugas ini akan membawa keberkahan dan pahala,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz. Ia mengingatkan peserta untuk menjaga ketulusan niat dalam mengikuti seleksi.

“Jangan sekali-kali punya niatan ingin berhaji gratis. Itu akan memengaruhi kinerja. Kita harus berkhidmat, memberikan pelayanan yang terbaik bagi jemaah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa pengalaman menjadi petugas haji adalah proses pembelajaran yang berkelanjutan.

“Setiap tahun mata uji dan tantangannya berbeda. Bila tahun ini masalah muncul di titik A, tahun depan bisa muncul di titik B. Haji adalah ibadah yang menguji keteguhan dan kesabaran. Karena itu, kita harus terus memperbaiki pelayanan,” jelasnya.

Sebelum ujian dimulai, Alfan Rizky Ramadhan dari Kanwil Kemenag Jawa Timur memberikan pengarahan mengenai tata tertib seleksi, larangan membawa alat komunikasi, serta penjelasan bentuk tes yang meliputi kompetensi, pemahaman tugas, dan kemampuan layanan jemaah.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga usai. Para peserta berharap dapat lolos ke tahap berikutnya dan berkesempatan menjadi bagian dari pelaksanaan haji Tahun 1447 H/2026 M.