Pencarian

Kejati Jatim Kawal Pembangunan Gedung SBSN MTsN 1 Kediri, Perkuat Komitmen Integritas

Kediri (Inmas) — Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur melaksanakan Project and Progress Supervision (PPS) terhadap pekerjaan pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di MTsN 1 Kediri, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut meliputi entry meeting, site visit, dan exit meeting sebagai bagian dari proses pemantauan dan pengawalan pelaksanaan pekerjaan.

Kegiatan tersebut didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, H. Achmad Fa’iz, dan dihadiri perwakilan BPK Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, kontraktor pelaksana proyek, serta pihak terkait lainnya. Dari Kejati Jawa Timur, kegiatan dikoordinasikan oleh Abdullah, S.H., M.Hum.

Rangkaian kegiatan diawali dengan entry meeting yang menjadi forum koordinasi antara tim Kejati Jawa Timur, Kementerian Agama, kontraktor pelaksana, dan pihak terkait. Pertemuan membahas pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung SBSN, termasuk perkembangan pekerjaan serta aspek administrasi dan teknis yang perlu menjadi perhatian selama proses pembangunan.

Komitmen Integritas dalam Pelaksanaan SBSN

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan Pakta Integritas terkait pelaksanaan pembangunan SBSN. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk melaksanakan pekerjaan secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pemanfaatan anggaran negara benar-benar diarahkan untuk mendukung kebutuhan layanan pendidikan.

Peninjauan Langsung Progres Pembangunan

Setelah entry meeting, tim melaksanakan site visit dengan meninjau langsung lokasi pembangunan gedung SBSN MTsN 1 Kediri. Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat kondisi dan perkembangan pekerjaan secara faktual serta mencermati pelaksanaan pembangunan berdasarkan rencana yang telah ditetapkan.

Melalui kunjungan lapangan tersebut, berbagai informasi dan kondisi aktual pembangunan dapat menjadi bahan dalam proses pemantauan, evaluasi, serta tindak lanjut pekerjaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan exit meeting. Forum ini menjadi sarana penyampaian hasil peninjauan lapangan, catatan, dan masukan kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan pekerjaan selanjutnya.

Kepala Kankemenag Kabupaten Kediri, H. Achmad Fa’iz, yang turut mendampingi kegiatan tersebut menegaskan pentingnya koordinasi dan komitmen bersama dalam pelaksanaan pembangunan sarana pendidikan. Pengawalan dan pemantauan secara bersama diharapkan dapat mendukung proses pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan hasil yang optimal.

Pembangunan gedung SBSN di MTsN 1 Kediri diharapkan tidak hanya menambah dan meningkatkan kualitas sarana prasarana madrasah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Dengan tersedianya fasilitas yang lebih representatif, madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran, sehingga memberikan manfaat bagi peserta didik, guru, dan seluruh warga madrasah.