Pencarian

Awarding Sekolah Berbudaya Religi 2026, Kemenag Kediri Dukung Penguatan Karakter Peserta Didik

Kediri (Inmas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Achmad Fa’iz, menghadiri Awarding Sekolah Berbudaya Religi (SBR) 2026 yang digelar di Gedung Bagawanta Bhari, Kabupaten Kediri, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 484 satuan pendidikan dari berbagai jenjang, mulai TK, SD, SMP, SMA hingga SMK, sebagai bagian dari upaya membangun pembiasaan nilai-nilai keagamaan dan penguatan karakter peserta didik.

Dalam sambutan Bupati Kediri yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, M. Solikin, disampaikan bahwa pelaksanaan SBR 2026 merupakan tahun kedua dan diharapkan tidak berhenti sebagai ajang penilaian maupun pemberian penghargaan. Budaya religi diharapkan menjadi pembiasaan dalam keseharian peserta didik, mulai dari jenjang TK hingga SMA, sehingga nilai-nilai agama dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, saling menghormati, dan akhlak yang baik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menjelaskan bahwa jumlah peserta SBR 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 program tersebut masih berada pada tahap komunitas pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan sekitar 200 satuan pendidikan, maka mulai 2026 SBR menjadi agenda resmi Pemerintah Kabupaten Kediri dengan melibatkan satuan pendidikan di Kabupaten Kediri.

Menurut Muhsin, penilaian SBR lebih menitikberatkan pada pembiasaan kegiatan penanaman moral agama, praktik kehidupan toleransi beragama, serta perilaku warga sekolah, bukan pada kondisi fisik bangunan sekolah maupun tempat ibadah. Melalui program ini, berbagai praktik baik yang telah berjalan di satuan pendidikan diharapkan dapat ditemukan, dipertahankan, dan menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Achmad Fa’iz turut menyerahkan piala penghargaan kepada para peraih Awarding SBR 2026. Salah satunya, Achmad Fa’iz menyerahkan piala Juara I SBR 2026 jenjang SD kepada SD Islam NU Pare. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen satuan pendidikan dalam membangun dan menerapkan budaya religi melalui pembiasaan yang dilakukan di lingkungan sekolah.

Achmad Fa’iz dalam kesempatan tersebut didampingi PLT Kasi PAIS Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Moh. Saefurrizal, yang turut bertugas memimpin doa dalam rangkaian kegiatan. Hadir pula Kabid PAIS Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Moh. Amak Burhanudin, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, serta para kepala satuan pendidikan penerima penghargaan.

Melalui Awarding Sekolah Berbudaya Religi 2026, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kediri, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga menanamkan nilai keagamaan, toleransi, moral, dan akhlak sebagai bagian dari karakter peserta didik. Penghargaan yang diberikan diharapkan menjadi motivasi untuk terus menjaga dan mengembangkan pembiasaan baik di masing-masing satuan pendidikan.