Kediri (Inmas) — Mengawali hari pertama masuk kerja setelah libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri menggelar apel pagi, Senin (30/3/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Kediri, M. Tontowi Jauhari, selaku pembina apel.
Dalam amanatnya, M. Tontowi Jauhari menyampaikan bahwa hari pertama masuk kerja ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen kedisiplinan dan kinerja seluruh ASN. Ia menegaskan bahwa setelah sebelumnya diberlakukan Work From Anywhere (WFA), mulai hari ini seluruh pegawai kembali bekerja secara Work From Office (WFO) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mulai hari ini kita kembali bekerja secara penuh di kantor. Mari kita saling mengingatkan untuk kembali on time dan meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa seluruh ASN Kemenag merupakan pelayan masyarakat yang dituntut memberikan pelayanan terbaik. Pelayanan tersebut tidak hanya di lingkungan kantor, tetapi juga mencakup madrasah serta Kantor Urusan Agama (KUA).
“Kita adalah pelayan masyarakat. Maka dari itu, berikan pelayanan terbaik, baik di kantor, di madrasah, maupun di KUA. Semua harus memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Kepada para pengawas madrasah, Kasubbag TU juga mengingatkan bahwa kegiatan pembelajaran telah kembali berjalan normal. Oleh karena itu, pengawasan dan pendampingan terhadap guru serta siswa di madrasah perlu segera dioptimalkan.
“Anak-anak sudah mulai masuk sekolah. Monggo para pengawas untuk segera melaksanakan pengawasan dan pendampingan kepada guru dan siswa di madrasah. Apalagi menjelang bulan Juni akan ada pelaksanaan SPMB, sehingga perlu kita kawal bersama,” tegasnya.
Di akhir amanatnya, M. Tontowi Jauhari juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN dalam momentum Syawal melalui kegiatan halal bihalal yang dirangkai setelah apel pagi.
“Saya secara pribadi menyampaikan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN Kemenag Kabupaten Kediri. Semoga di bulan Syawal ini, kita semua bisa terus bertambah dalam kebaikan, kedisiplinan, serta kemanfaatan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa makna Syawal adalah peningkatan. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, baik dalam hal kinerja, kedisiplinan, maupun kontribusi nyata bagi masyarakat.
Apel pagi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal yang berlangsung penuh keakraban, sebagai bentuk mempererat silaturahmi antarpegawai setelah merayakan Idulfitri. (Humas)


