Kab. Kediri ( Inmas) Sebanyak 300 Jamaah haji Kabupaten Kediri tahun 2026 telah menjalani proses perekaman biometrik yang diselenggarakan oleh Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis (18–20 November), bertempat di kantor Kemenag setempat.
Proses biometrik ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian persiapan keberangkatan haji, sebagai syarat yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk memperlancar layanan imigrasi saat para jamaah tiba di Tanah Suci.
Kasi PHU Kemenag Kabupaten Kediri, Abd Kholiq Nawawi, menjelaskan bahwa pelaksanaan biometrik dilakukan secara bertahap agar setiap jamaah dapat terlayani dengan baik dan nyaman.
“Alhamdulillah, kegiatan biometrik bagi 300 jamaah haji tahun 2026 berjalan lancar selama tiga hari ini. Ke depan, kami menargetkan seluruh 1.305 jamaah haji Kabupaten Kediri dapat menyelesaikan proses biometrik pada pertengahan Desember 2025,” ujar Abd Kholiq Nawawi.
Menurutnya, target tersebut menjadi komitmen Kemenag Kabupaten Kediri untuk memastikan seluruh jamaah siap mengikuti rangkaian persiapan haji sesuai standar yang berlaku. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk petugas layanan biometrik dan jajaran internal, agar pelaksanaan berjalan tertib dan tepat waktu.
Para jamaah yang hadir terlihat antusias mengikuti proses perekaman, mulai dari sidik jari, pengenalan wajah, hingga verifikasi data. Petugas memastikan seluruh tahapan berlangsung cepat dan teratur.
Dengan pelaksanaan yang terjadwal dan terarah ini, Kemenag Kabupaten Kediri optimistis mampu menyelesaikan seluruh target sebelum batas waktu yang ditetapkan, demi memberikan pelayanan terbaik bagi calon tamu Allah dari Bumi Panjalu tersebut.


